Sungai Palayangan : Lokasi Arung Jeram (Rafting) di Bandung Paling Populer

Air hujan yang jatuh ke bumi, sebagian menguap kembali menjadi air di udara, sebagian masuk ke dalam tanah, dan sebagian lagi mengalir di permukaan. Aliran air di permukaan ini kemudian berkumpul mengalir ke tempat yang lebih rendah dan membentuk sungai.

Sungai Palayangan terletak di DAS Cileunca Desa Wanasari Kec. Pangalengan, sekitar 45 Km dari Kota Bandung ke arah selatan. Sungai yang masuk ke dalam areal Objek Wisata Situ Cileunca hingga ke Kawasan Hutan Wisata Rahong ini berada pada ketinggian 1200 Mdpl.

Objek Wisata Situ Cileunca & Kawasan Hutan Wisata Rahong
(Klik foto untuk memperbesar)

Sungai Palayangan termasuk kedalam kategori Sungai Permanen berdasarkan jumlah airnya. Menjadikan Sungai ini sebagai salah satu Sungai yang cukup populer diantara tiga Sungai lainnya yang terdapat di daerah Bandung dan sekitarnya, yakni Sungai Cisangkuy, Sungai Citarum dan Sungai Cikapundung. Sungai ini menjadi populer dikarenakan debit airnya yang sepanjang tahun relatif tetap, yakni berkisar diantara 2 - 4 M3/detik yang menjadikan Sungai ini dapat diarungi kapan saja.

Sungai Palayangan memiliki Panjang 4.500 M2 yang didalamnya terdapat 11 Jeram dengan tingkat kesulitan yang bervariasi antara Class III – IV Rapids.

Urutan & Nama Jeram Sungai Palayangan bisa dilihat digambar dibawah ini: 
(Jeram Sungai Palayangan)

Selain debit air yang relatif tetap, variasi jeram-jeram diatas juga berperan membuat Sungai ini menjadi dikenal banyak masyarakat, dimana hampir setiap minggu dari berbagai daerah (domestik ataupun mancanegara) berkunjung ke Sungai ini untuk merasakan & menikmati sensasi pengarungan yang tidak dapat dijumpai di Sungai-sungai yang lain.

Berbagai variasi jeram yang dapat kita temui di Sungai ini antara lain berupa jeram dengan bentuk Drop, Double Drop & Turbulence.

Drop, terbentuk karena terjadi penurunan dasar sungai seperti bentuk tangga/undak menurun pada dasar sungai tetapi tidak terlalu besar (seperti air terjun kecil). Jenis ini dapat dijumpai di Jeram Domba I dan Domba II.

Double Drop, terbentuk karena arus sungai melewati atau melampaui batuan besar. Disebut double drop karena bentuk arus yang menyerupai air terjunan dan berurutan. Jenis ini dapat dijumpai di Jeram Kacapi.

Turbulence, merupakan gelombang berpusar di bawah permukaan air yang biasanya terbentuk karena kedalaman sungai yang dihiasi batuan besar atau jatuhnya air dari ketinggian sebelumnya. Jenis ini dapat dijumpai di Jeram Blender.

(Klik foto untuk memperbesar)


7 komentar:

  1. mangtap gan, keren deh rafting di mari!

    BalasHapus
  2. Keren sekali tempatnya, nice info. Mampir yuk ke http://sebandung.com/2014/03/wisata-bandung-rafting/ untuk info lain tentang lokasi arung jeram yang bagus di Bandung.

    BalasHapus
  3. harganya berapa kang buat 1 rombongan?
    dapet diskon engak? :D

    BalasHapus
  4. Buat ibu2 yg berumur 40 th keatas aman ga rafting di situ? Berat badan punya pengaruh? Thanks..

    BalasHapus
  5. Bagi yang berminat rafting di sungai palayanganm langsung aja hubungi providernya, buka aja webresminya www.outboundgpm.com ini provoder recomended dah.

    BalasHapus
  6. mantep banget nih kayaknya wisata alam bandung arum jeram di cikapundung

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...